Wanita biasa di ibaratkan dengan bunga (harum, indah,
membuat kumbang-kumbang berdatangan tertarik denganya). Tentu saja perumpamaan
yang kurang pas bagi wanita Muslimah. Wanita Muslimah lebih tepatnya adalah
Mutiara yang mahal harganya di dalam kerang dan di dasar lautan yang dalam,
tidak semua orang bisa menikmati, melihat, dan merasakanya. Kecuali seorang
laki-laki yang tangguh, beriman dan memang sudah halal baginya..
Sangat jauh berbeda jika d bandingkan dengan bunga, wanita
yang seperti ini adalah Wanita jalang, pezina yang menebarkan kecantikanya
kepada semua orang dan orang-orangpun bisa merasakanya, menikmatinya, meskipun
hanya di pandang-pandang, namun tidak yang mereka memajang foto, karena tidak
sedikit laki-laki hidung belang mereka memegang-megang fotonya di sentuhnya.
Lalu ketika Ukhti
memajang foto di media sosial untuk apa?
Untuk siapa?
Apa manfaatnya ?
Ya Ukhti ketika seorang laki-laki melihat-melihat foto yang
telah di pajang sehingga menimbulkan Nafsu Syahwatnya, maka seorang laki-laki
tersebut dan tidak ketinggalan pula engkau Ukhti dosa terus mengalir kepadamu, Kebanyakan
manusia yang paham akan kebenaran pasti tidak ada yang membenarkan perbuatan
tersebut
Kecantikan wanita itu bukan terletak pada tubuhnya atau
warna rambutnya atau pada rambutnya, kecantikan wanita itu terletak pada
keimanannya pada ketakwaanya, dan kecintaanya ia pada Agamanya, sedikit sekali
wanita yang menyadari ini
Lalu bagaimana berdandanya dan memakainya wewangian seorang
wanita? Tentu hal ini adalah perkara yang sangat baik, jika ia pas dalam
menempatanya, jika tidak tau maka kehinaan baginya, kehinaan di dunia bagi
mereka yang mengenal kebenaran akan melihatnya, dan kehinaan di Akherat karena
dosa yang d lakukan, dan perkara ini adalah perkara yang sering terjadi yaitu
berdandan, memakai wangi-wangian lalu keluar berjalan melalui sekumpulan
laki-laki, maka wanita seperti ini adalah sama dengan wanita pezina di jaman
jahiliyah
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda:
“perempuan manapun yang menggunakan parfum kemudian melewati
suatu kaum agar mereka mencuim wanginya maka dia adalah wanita pezina”(HR
Ahmad)
Islam datang mengangkat derajat dan kehormatan wanita, di
berikannya makan, pakaian dan hak-haknya namun kebanyakan dari mereka
menjatuhkan diri dalam kehinaan dan tak pernah menyadari itu, salah satu
perkara yang sudah parah mereka memajang fotonya sendiri dengan perasaan yang
seakan-akan tak merasa bersalah. Ketika Ukhti berjalan akan di lihat oleh kaum
laki-laki paling hanya sebentar itupun hanya sebentar namun ketika Ukhti
memajang foto maka di situlah kaum lelaki hidung belang dengan bebasnya ia
memandang dan merasakanya, ketika itu juga engkau Ukhti Muslimah akan
terus-menerus menuai dosa
.
“sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah”(HR
Hadits)
Wanita muslimah adalah perhiasan maka dengan itu harus di
jaga, di tutupi auratnya agar terjaga kualitas dan kehormatanya sebagai wanita
muslimah
wallahu'alam

Tidak ada komentar:
Posting Komentar